Bagi para pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kata “laporan keuangan” seringkali bikin pusing. Membayangkannya saja sudah rumit, tumpukan nota, rumus Excel yang sering error (#REF!), dan waktu berjam-jam yang seharusnya bisa dipakai untuk melayani pelanggan.
Padahal, laporan keuangan adalah jantung bisnis. Tanpa itu, kita seperti menyetir di malam hari tanpa lampu. Kita tidak tahu berapa untung bersih, produk apa yang paling laku, atau berapa banyak stok yang tersisa.
Kabar baiknya? Sekarang Anda bisa membuat laporan keuangan tanpa perlu jago Excel.
Di zaman digital ini, solusinya ada di genggaman Anda yaitu aplikasi kasir online. Artikel ini akan fokus pada langkah-langkah praktis menggunakan aplikasi kasir online seperti UKM Lokal (ULo) untuk merekap keuangan harian Anda secara otomatis.
Mengapa Pusing Pakai Excel?
Secara singkat, metode manual seperti Excel itu:
- Makan Waktu: Anda harus memasukkan data penjualan satu per satu di akhir hari.
- Rawan Salah: Salah satu rumus saja, laporan bisa kacau balau.
- Tidak Real-Time: Anda tidak bisa mengecek penjualan jam 1 siang ini jika Anda baru merekapnya jam 10 malam.
4 Langkah Mudah Rekap Keuangan Pakai ULo (Tanpa Ribet)
Lupakan cara lama. ULo hadir untuk mengubah laporan keuangan Anda, dari beban menjadi kemudahan.
Langkah 1: Jadikan ULO sebagai Kasir Utama Anda
Ini adalah langkah paling krusial. Alih-alih pakai kalkulator biasa, gunakan ULo untuk setiap transaksi.
- Caranya: Saat ada pelanggan beli, Anda tinggal buka aplikasi ULo di HP atau tablet. Pilih produk yang dibeli, masukkan jumlahnya. ULo akan otomatis menghitung total belanja, diskon (jika ada), dan kembalian.
- Hasilnya: Setiap transaksi yang terjadi otomatis tercatat di sistem. Tidak ada lagi cerita “lupa catat” atau “nota hilang”.

Langkah 2: Masukkan Data Stok dan Produk Anda
Di awal, luangkan sedikit waktu untuk mendaftarkan semua produk Anda ke dalam ULo. Ini adalah investasi waktu yang sangat sepadan.
- Caranya: Buka menu “Manajemen Stok” atau “Katalog Barang” di ULo. Masukkan nama produk, harga jual, dan (opsional tapi penting) harga modal (HPP).
- Hasilnya: ULo tidak hanya mencatat penjualan, tapi juga otomatis memotong stok. Anda bisa langsung tahu sisa stok barang tanpa harus cek fisik ke gudang.

Langkah 3: Intip Laporan Kapan Saja (Inilah Ajaibnya!)
Inilah bagian di mana Anda mengalahkan Excel. Anda tidak perlu membuat laporan. Anda hanya perlu melihat laporan yang sudah jadi.
- Caranya: Kapanpun Anda mau entah itu di tengah hari, malam hari, atau bahkan saat liburan cukup buka aplikasi ULo dan masuk ke menu “Laporan”.
- Hasilnya: Anda akan langsung melihat data penting seperti:
- Total Penjualan (harian, mingguan, bulanan).
- Produk terlaris.
- Laporan stok (mutasi stok).
- Grafik perkembangan usaha Anda.
Semua data ini disajikan secara real-time dan rapi. Anda bisa mengambil keputusan bisnis lebih cepat.

Langkah 4 (Level Berikutnya): Lacak Utang dan Piutang
Bagi Anda yang bisnisnya punya sistem tempo atau berutang ke supplier, ini sering jadi biang kerok keuangan yang berantakan.
- Caranya: Jika Anda menggunakan paket yang lebih lengkap (seperti ULo Naik Kelas), Anda bisa mengakses “Fitur Piutang” dan “Fitur Utang”. Cukup catat siapa yang berutang dan berapa jumlahnya, atau utang Anda ke supplier.
- Hasilnya: ULo akan menjadi “penagih” digital Anda. Aplikasi akan menyimpan data siapa saja yang belum bayar, kapan jatuh temponya, dan berapa utang Anda ke supplier. Arus kas Anda menjadi jauh lebih sehat dan terkontrol.

Laporan Keuangan Bukan Lagi Mimpi Buruk
Dengan aplikasi kasir online seperti ULo, laporan keuangan bukan lagi tentang menghitung rumus, melainkan kebiasaan sederhana seperti mencatat setiap transaksi saat itu juga.
Selebihnya, biarkan teknologi yang bekerja. Anda bisa fokus mengembangkan bisnis, melayani pelanggan, dan menghitung keuntungan, alih-alih menghabiskan waktu untuk menghitung nota yang hilang.
Siap beralih dari pusingnya Excel ke mudahnya ULo?
Coba ULo GRATIS dan lihat hasilnya sendiri.
Di buat oleh : Rahma Setianing