Apa Sih Gunanya Laporan Bulanan? Banyak, Tapi UMKM Sering Mengabaikannya

Bagikan artikel

Pernahkah Anda merasa jualan sedang ramai-ramainya, pelanggan antre panjang, tapi pas akhir bulan dicek, saldo di rekening kok segitu-gitu saja? Atau lebih parah, uang modal  terpakai untuk keperluan pribadi tanpa sadar?

Jika Anda merasakan hal yang sama, berarti Anda melewatkan satu hal krusial yaitu Laporan Bulanan.

Banyak pelaku UMKM menganggap laporan keuangan usaha kecil itu ribet, bikin pusing, dan cuma buang waktu. Padahal, berbisnis tanpa laporan itu ibarat menyetir mobil dengan mata tertutup jadinya seperti Anda jalan terus, tapi tidak tahu apakah di depan ada jurang atau jalan buntu.

Mari kita bedah apa pentingnya laporan UMKM dan kenapa laporan bulanan bisa jadi penyelamat bisnis Anda.

Mengapa Banyak UMKM “Malas” Bikin Laporan?

Alasannya klasik dan sangat manusiawi:

  1. “Saya sibuk jualan, nggak sempat admin.” Fokus pebisnis mikro seringkali habis di produksi dan melayani pelanggan.
  2. “Gaptek atau nggak ngerti akuntansi.” Mendengar kata “neraca” atau “laba rugi” saja sudah bikin pusing duluan.
  3. “Yang penting ada duit cash.” Selama masih ada uang tunai di laci kasir untuk belanja besok, dianggap aman.

Padahal, pola pikir seperti inilah yang membuat banyak UMKM jalan di tempat atau gulung tikar dalam waktu singkat.

5 Fungsi Laporan Bulanan (Yang Sering Anda Remehkan)

Membuat laporan bukan sekadar mencatat angka melainkan alat evaluasi bisnis bulanan yang paling jujur. Berikut fungsinya:

1. Detektif Arus Kas (Cash Flow)

Uang masuk Rp10 juta, uang keluar Rp9 juta. Sisa Rp1 juta. Terlihat untung, kan? Belum tentu. Laporan bulanan akan merinci ke mana uang itu pergi. Apakah untuk bayar utang supplier? Bayar listrik? Atau ada pengeluaran “tidak teridentifikasi” yang tidak tercatat? Dengan ini, kebocoran uang kecil-kecil bisa segera ditambal.

2. Membedakan Omzet vs Profit Bersih

Omzet besar bukan jaminan Anda kaya. Laporan bulanan UMKM membantu Anda menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) dengan tepat. Anda jadi tahu: “Oh, ternyata dari jualan Rp15.000, untung bersih saya cuma Rp2.000.”

3. Kontrol Stok: Anti Barang Hilang

Sering merasa stok barang cepat habis tapi uangnya tidak terkumpul? Atau ada barang yang menumpuk di gudang sampai kedaluwarsa? Laporan stok membantu Anda melacak pergerakan barang. Anda bisa tahu mana barang yang harus segera didiskon sebelum rusak, dan mana yang harus dijaga ketat agar tidak dicuri (tuyul nggak doyan stok, tapi karyawan nakal mungkin saja ada).

4. Analisis Penjualan: Tahu Apa yang Laku

Melakukan analisis penjualan setiap akhir bulan memberi Anda data emas. Misalnya, Anda jadi tahu: “Setiap tanggal tua, menu paket hemat laku keras.” Dengan data ini, Anda bisa bikin strategi promo yang tepat sasaran, bukan sekadar tebak-tebakan.

5. Dasar Pengambilan Keputusan

Mau buka cabang baru? Mau pinjam modal ke bank? Bank tidak akan bertanya “Gimana perasaan Bapak tentang bisnis ini?”, tapi mereka akan minta “Mana laporan keuangannya?”. Laporan yang rapi adalah tiket Anda untuk naik kelas dan mendapatkan kepercayaan investor.

Dampak Fatal Mengabaikan Laporan

Tanpa laporan yang jelas, Anda berisiko:

  • Mencampur uang pribadi dan usaha.
  • Kehabisan modal di tengah jalan karena salah harga jual.
  • Stok mati (dead stock) yang memakan tempat dan modal.
  • Sulit berkembang karena tidak punya data historis.

Solusi: Nggak Perlu Jago Akuntansi, Cukup Pakai Alat yang Tepat!

Zaman sekarang, mencatat di buku tulis sudah ketinggalan zaman dan rawan hilang. Menggunakan Excel pun masih cukup rumit bagi sebagian orang. Solusinya adalah digitalisasi.

Bayangkan jika setiap kali Anda input transaksi penjualan, laporan laba rugi, laporan stok, hingga neraca keuangan langsung terbuat secara otomatis. Tidak perlu lembur akhir bulan untuk hitung manual!

Siap ULo (Usaha Lokal) Naik Kelas?

Jangan biarkan bisnis Anda jalan di tempat hanya karena malas mencatat. Gunakan UKM Lokal (ULo), Aplikasi Kasir Online yang dirancang khusus untuk kebutuhan Anda.

Dengan Paket Naik Kelas dari ULO, Anda tidak perlu pusing memikirkan rumus akuntansi. Fitur-fiturnya langsung membereskan masalah Anda:

  • Laporan Otomatis: Sekali klik, laporan penjualan dan stok langsung tersaji.
  • Fitur Akuntansi: Chart of Accounts (COA) dan jurnal umum tercatat otomatis dari setiap transaksi.
  • Manajemen Utang-Piutang: Tidak ada lagi cerita lupa nagih bon ke pelanggan.

Mulai rapikan bisnis Anda hari ini. Coba Free Trial 14 Hari di ukmlokal.com dan rasakan bedanya mengelola bisnis dengan data, bukan cuma dengan perasaan!Yuk, download ULo sekarang dan jadikan UMKM Anda Naik Kelas!

Oleh : Rahma Setianing Puji Ashariyanti

Dapatkan Informasi Terbaru dari ULo!

Dapatkan informasi pembaruan produk, peluncuran fitur baru, dan peluang khusus.
Masukkan email Anda untuk tetap terhubung

Artikel Lainya