APA PERBEDAAN KASIR TRADISIONAL DAN KASIR ONLINE? JURAGAN WAJIB TAU!

Kirim Artikel

Kasir merupakan salah satu aspek terpenting dalam operasional UKM (Usaha Kecil dan Menengah), karena kasir tidak hanya digunakan untuk transaksi penjualan, tetapi juga untuk melacak inventaris, menganalisis penjualan, dan mengelola keuangan. Saat memilih sistem kasir untuk UKM Anda, Anda akan dihadapkan pada dua pilihan utama: kasir online dan kasir tradisional. Dalam artikel ini, mari membahas perbandingan antara keduanya dan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kasir yang sesuai untuk UKM juragan.

Baca juga : Manfaat Kasir Dalam Mendorong Ekspansi dan Skalabilitas Bisnis UKM Lokal

 

Kasir Tradisional

Kasir tradisional, atau yang sering disebut kasir kas, merupakan sistem konvensional yang umumnya terdiri dari mesin kasir fisik dan printer struk. Berikut adalah beberapa keuntungan dan kelemahan dari penggunaan kasir tradisional:


Keuntungan

  • Kehandalan: Kasir tradisional cenderung lebih stabil dan jarang mengalami gangguan teknis.
  • Ketersediaan: Lebih mudah ditemukan dan diakses, serta tidak memerlukan koneksi internet untuk beroperasi.
  • Ketahanan terhadap gangguan: Tidak rentan terhadap risiko keamanan digital seperti hacking atau serangan malware.

Kelemahan

  • Keterbatasan Fungsionalitas: Biasanya memiliki fitur terbatas dan tidak mampu mengintegrasikan dengan sistem manajemen inventaris atau penjualan online.
  • Kesulitan melacak data: Menganalisis data penjualan dan inventaris memerlukan pencatatan manual yang memakan waktu.
  • Keterbatasan pembaruan: Kesulitan dalam memperbarui atau meng-upgrade sistem untuk menyesuaikan dengan perkembangan 

teknologi.

 

Kasir Online

Kasir online, atau Point of Sale (POS) berbasis cloud, merupakan sistem kasir yang terhubung dengan internet dan dapat diakses dari perangkat komputer atau smartphone. Berikut adalah beberapa keuntungan dan kelemahan dari penggunaan kasir online:

 

Keuntungan

 

  • Fleksibilitas dan mobilitas: Dapat diakses dari mana saja dengan koneksi internet, memungkinkan pemilik UKM untuk mengelola bisnis secara remote.
  • Integrasi yang mudah: Dapat terhubung dengan sistem manajemen inventaris, penjualan online, dan analisis data untuk pemantauan yang lebih baik.
  • Pembaruan otomatis: Fitur dan pembaruan perangkat lunak dapat diakses secara otomatis, memastikan sistem selalu up-to-date.

 

Kelemahan

  • Harganya mahal
  • Keamanan data: Memerlukan langkah-langkah keamanan tambahan untuk melindungi data pelanggan dan bisnis dari ancaman online.

 

Eiiitsss…jangan takut pakai POS ya, Gan. Nggak semua POS mahal dan tidak punya sistem keamanan data. ULo menawarkan solusi POS terjangkau, jadi tidak perlu khawatir biaya operasional membengkak. Selain itu ULo memiliki sistem keamanan mutakhir yang dapat mencegah peretasan dan gangguan dari kejahatan dunia maya. Poin penting yang harus diperhatikan adalah senantiasa cermat dan aktif cari tahu tentang POS yang ingin digunakan. Jangan lupa perhatikan layanan customer supportnya. Pastikan ada yang dapat membantu untuk menyelesaikan masalah dan gangguan, seperti tim ULo yang selalu siap melayani Anda.

 

Kesimpulan

Kedua jenis kasir memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, dan pemilihan tergantung pada kebutuhan dan kondisi bisnis Anda. Kasir tradisional membutuhkan waktu dan tenaga lebih, sedangkan pos lebih cepat dan efisien karena otomatis. Kasir tradisional cocok untuk Juragan yang belum memiliki budget untuk integrasi teknologi, sementara kasir online lebih cocok untuk UKM yang ingin meningkatkan efisiensi operasional, integrasi dengan sistem lain, dan fleksibilitas dalam mengelola bisnis. Penting untuk melakukan penelitian mendalam dan berkonsultasi dengan ahli sebelum membuat keputusan akhir.

 

Oleh : Maya Rahmadania

Ikuti Informasi Terkini dari ULO

Artikel Lainnya

Daftar, Link ke
tumbuh.ukmlokal.com