Pernahkah Anda merasa sudah bekerja ekstra keras, tapi bisnis rasanya jalan di tempat? Omzet stabil tapi tidak naik, atau tim terasa sibuk tapi hasilnya tidak kelihatan.

Hati-hati, itu tandanya bisnis Anda sedang masuk fase stuck. Tenang, ini bukan akhir segalanya, melainkan alarm bahwa ada yang perlu diperbaiki dari sisi operasional. Cara mengatasi bisnis stagnan/stuck sebenarnya dimulai dari kemauan pemiliknya untuk melihat kembali ke dalam sistem internal perusahaan.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
-
Audit Ulang Penggunaan Waktu Tim
Coba perhatikan, apakah tim Anda benar-benar produktif atau hanya terlihat sibuk? Bisnis sering kali macet karena koordinasi yang berantakan. Terlalu banyak koordinasi lewat chat yang tertumpuk bisa bikin tugas penting terlewat. Mulailah memantau progres kerja secara jelas, bukan sekadar bertanya “sudah sampai mana?” setiap jam.
-
Rapikan Administrasi yang “Bocor Halus”
Kebocoran kecil seperti ketidakhadiran karyawan yang tidak terdata atau tugas yang molor berhari-hari bisa berdampak besar pada profit. Digitalisasi administrasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Dengan sistem yang rapi, Anda tidak perlu lagi pusing mencari catatan kertas yang hilang atau rekap absen manual di akhir bulan.
-
Dengarkan Suara Pelanggan
Kadang kita terlalu sibuk membenahi produk sampai lupa bertanya pada yang membeli. Cobalah luangkan waktu untuk melihat ulasan atau bertanya langsung pada pelanggan setia. Inovasi yang paling tepat biasanya lahir dari keluhan atau masukan mereka.
-
Evaluasi Alur Kerja (SOP) Sederhana
Bisnis yang stuck sering kali punya alur kerja yang terlalu rumit atau justru tidak ada sama sekali. Pastikan setiap orang tahu apa yang harus dikerjakan tanpa harus menunggu perintah. SOP yang simpel namun dijalankan dengan disiplin adalah kunci agar bisnis bisa berjalan otomatis.
-
Jangan Jadi “Superman”, Mulailah Delegasi
Kesalahan terbesar pemilik UMKM adalah mencoba melakukan semuanya sendiri. Anda butuh sistem yang bisa diandalkan untuk memantau operasional saat Anda sedang fokus pada strategi besar. Delegasi bukan berarti lepas tangan, tapi memberikan kepercayaan pada tim dengan tetap memantau hasilnya lewat dashboard yang akurat.

Bisnis yang stagnan bukanlah alasan untuk menyerah, melainkan momen yang tepat untuk melakukan evaluasi besar-besaran. Dengan menerapkan strategi mengembangkan bisnis UMKM yang tepat dan memperbaiki efisiensi kerja tim, usaha Anda punya peluang besar untuk kembali tumbuh dan naik kelas. Ingat, perubahan kecil di sistem kerja hari ini bisa membawa dampak besar bagi keuntungan Anda di masa depan.
Ingin Bisnis Naik Kelas dan Lebih Terorganisir?
Mengelola usaha memang menantang, tapi Anda tidak harus melakukannya sendirian dengan cara yang melelahkan. ULo hadir sebagai platform digital yang dirancang untuk membantu pemilik bisnis mengelola operasional dengan lebih modern, rapi, dan sistematis.
Yuk, buat bisnis Anda lebih sistematis dengan ULo!
Septian Andi Rianto